YOYO
Semua bermula dari Kila yang rewel saat aku sedang mengantar mamanya berbelanja baju. Selesai makan siang dimana Kila juga yang memakan seperempat dari semua pesanan kami. Akhirnya untuk menutup ceriwisnya anak laki-laki berumur 3 tahuan itu, kami berjalan kaki ke sebuah toko mainan. Disana dia tetap bertingkah seperti anak-anak (lhah..emang masih anak-anak kok…) trus setelah mamanya menolak pilihannya yaitu boneka (kata mamanya,”kamu tu cowok masak beli boneka!!”) akhirnya pilihan terakhir jatuh pada sebuah mainan bundar dengan 2 sisi serta seutas tali panjang ditengahnya. Yoyo. Iya, aku sedang tergila-gila bermain yoyo. Gara-gara penasaran bagaimana bisa memainkan yoyo aku berusaha keras bisa menguasai permainan itu. Yah..hasilnya setelah beberapa hari bisa juga aku bermain lempar-tangkap dengan yoyo. Yo!! Yo!! Terutama dengan yoyo kuning seharga 30 ribu rupiah yang dibeli di Carefour Ambarukmo Plaza. Iya, yoyo itu pinjaman dari Andhika supaya aku bisa melancarkan jari-jariku untuk meluncurkan dan menarik yoyo itu. Senengnya…asyik banget ternyata main yoyo. Iya, aku tau. “Ndeso banget siih!!” ah.. tidak mengapa. Hahahahaha.. “Yo!! Yo!!”, kata Kila.
See ya..
Nb : Kila adalah adik sepupuku yang super ceriwis dan hobi “nge-rock”..See ya..

